{"id":43,"date":"2025-11-04T01:46:51","date_gmt":"2025-11-04T01:46:51","guid":{"rendered":"https:\/\/etavisauk.org\/?p=43"},"modified":"2026-04-14T13:44:43","modified_gmt":"2026-04-14T13:44:43","slug":"culture-etiquette-uk-2026","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/culture-etiquette-uk-2026\/","title":{"rendered":"Panduan langkah demi langkah lengkap: budaya dan etiket di Inggris 2026"},"content":{"rendered":"<h1 class=\"wp-block-heading\">Panduan Lengkap Budaya dan Etiket di Inggris 2026<\/h1>\n\n<p>Merencanakan perjalanan keluarga Anda ke Inggris tetapi khawatir tidak sengaja menyinggung penduduk setempat atau membuat kesalahan budaya? Memahami Budaya dan etiket di Inggris 2026 menjadi penting bagi keluarga dan pasangan yang ingin menjelajahi masyarakat Inggris dengan percaya diri. Selain itu, menguasai adat istiadat sosial ini akan meningkatkan pengalaman perjalanan Anda secara signifikan. Budaya Inggris memadukan tradisi berabad-abad dengan pengaruh multikultural modern, menciptakan lanskap sosial yang unik yang perlu dipahami oleh para pengunjung.<\/p>\n\n<p>Menavigasi norma-norma sosial Inggris dengan sukses membutuhkan pemahaman akan gaya komunikasi yang halus, perbedaan daerah, dan ekspektasi budaya yang terus berkembang. Selain itu, apa yang berhasil untuk generasi wisatawan sebelumnya mungkin tidak berlaku untuk masyarakat Inggris yang beragam saat ini. Selain itu, setiap wilayah di Inggris memiliki karakteristik budaya yang berbeda yang memengaruhi interaksi sehari-hari.<\/p>\n\n<p>Budaya dan etiket di Inggris 2026 mencakup segala hal, mulai dari perilaku mengantre hingga kebiasaan bersantap di Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Oleh karena itu, panduan komprehensif ini memberikan wawasan praktis yang membantu pengunjung internasional berbaur dengan masyarakat Inggris. Dengan demikian, keluarga Anda akan merasa lebih nyaman dan percaya diri selama perjalanan.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kebiasaan dan Tata Krama Sosial Inggris yang Penting untuk Budaya dan Etiket di Inggris 2026<\/h2>\n\n<p>Kesopanan Inggris menjadi dasar interaksi sosial di seluruh Inggris Raya. Misalnya, mengucapkan \u201ctolong\u201d, \u201cterima kasih\u201d, dan \u201cpermisi\u201d sering kali menunjukkan rasa hormat dan pertimbangan. Namun, terlalu sering menggunakan frasa-frasa ini mungkin terdengar tidak tulus bagi penduduk setempat yang lebih menyukai penghargaan yang tulus. Namun demikian, mengutamakan kesopanan selalu terbukti lebih aman bagi pengunjung internasional.<\/p>\n\n<p>Ruang pribadi tetap penting dalam kebiasaan sosial Inggris, terutama di daerah perkotaan seperti London dan Manchester. Memang, menjaga jarak yang tepat selama percakapan menunjukkan kesadaran dan rasa hormat budaya. Selain itu, menyentuh orang asing atau berdiri terlalu dekat saat berinteraksi dapat membuat orang Inggris merasa tidak nyaman. Secara khusus, jarak sejajar lengan sangat cocok untuk sebagian besar percakapan santai.<\/p>\n\n<p><\/p>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Menyapa Orang dan Berkenalan<\/h3>\n\n<p>Jabat tangan tetap menjadi salam standar untuk bisnis dan perkenalan formal di seluruh wilayah Inggris. Selain itu, jabat tangan yang kuat dikombinasikan dengan kontak mata langsung menciptakan kesan pertama yang positif. Namun, teman dekat dan anggota keluarga sering kali bertukar ciuman pipi atau pelukan hangat sebagai gantinya. Namun demikian, tunggulah sampai orang Inggris memulai kontak fisik daripada mengasumsikan keakraban.<\/p>\n\n<p>Perkenalan yang tepat mengikuti pola-pola tertentu yang menunjukkan kesadaran dan pertimbangan sosial. Misalnya, perkenalkan orang yang lebih muda kepada orang yang lebih tua dan pria kepada wanita dalam lingkungan tradisional. Selain itu, menggunakan gelar seperti \u201cTuan,\u201d \u201cNyonya,\u201d atau \u201cDr\u201d menunjukkan rasa hormat sampai diundang untuk menggunakan nama depan. Oleh karena itu, mengikuti protokol ini membantu membangun hubungan yang positif dengan penduduk setempat.<\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Tunggu izin sebelum menggunakan nama depan dalam pengaturan profesional<\/li><li>Pertahankan kontak mata selama jabat tangan dan perkenalan<\/li><li>Izinkan orang yang lebih tua atau berstatus lebih tinggi untuk mengulurkan tangan mereka terlebih dahulu<\/li><li>Gunakan sebutan yang sesuai saat bertemu orang untuk pertama kalinya<\/li><\/ul>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Etika Makan dan Tata Krama di Meja Makan<\/h3>\n\n<p>Etiket makan di Inggris menggabungkan tradisi formal dengan pendekatan modern yang santai, tergantung pada pengaturannya. Selain itu, memahami penggunaan alat makan yang tepat dapat mencegah momen canggung saat berkunjung ke restoran atau undangan makan malam. Selain itu, menjaga agar tangan Anda tetap terlihat di atas meja dan bukan di pangkuan mengikuti kebiasaan Eropa. Secara khusus, letakkan pergelangan tangan Anda di tepi meja di antara hidangan.<\/p>\n\n<p>Bersantap di pub sangat berbeda dengan etiket di restoran, yang membutuhkan kesadaran sosial dan pola perilaku yang berbeda. Misalnya, memesan di bar daripada menunggu layanan meja adalah hal yang biasa dilakukan di sebagian besar pub. Namun, beberapa gastropub menawarkan layanan meja, jadi amati pelanggan lain sebelum memutuskan. Selain itu, berbagi meja dengan orang asing selama periode sibuk adalah hal yang wajar dan sering kali dianjurkan.<\/p>\n\n<p>Layanan teh mengikuti ritual khusus yang menunjukkan apresiasi dan pemahaman budaya. Memang, mengaduk teh dengan tenang tanpa membenturkan sendok ke cangkir menunjukkan etiket yang tepat. Selain itu, meletakkan sendok di atas piring dan tidak membiarkannya di dalam cangkir juga mengikuti kebiasaan tradisional. Oleh karena itu, dengan mengamati detail-detail kecil ini, akan mengesankan tuan rumah Inggris dan menunjukkan kepekaan budaya.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Memahami Gaya Komunikasi Orang Inggris<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1200\" height=\"800\" src=\"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/br_4.jpg\" alt=\"Perayaan dan budaya karnaval Brasil\" class=\"wp-image-1185\" srcset=\"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/br_4.jpg 1200w, https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/br_4-300x200.jpg 300w, https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/br_4-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/br_4-768x512.jpg 768w, https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/br_4-18x12.jpg 18w\" sizes=\"auto, (max-width: 1200px) 100vw, 1200px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Komunikasi tidak langsung menjadi ciri khas gaya percakapan orang Inggris, yang mengharuskan pengunjung untuk membaca yang tersirat secara efektif. Sebagai contoh, ketika orang Inggris mengatakan \u201ccukup bagus\u201d, mereka sering kali mengartikannya sebagai \u201cluar biasa\u201d, sementara \u201clumayan\u201d biasanya berarti \u201csangat bagus\u201d. Namun, untuk memahami nuansa linguistik ini membutuhkan waktu dan pengamatan yang cermat. Namun demikian, dengan memperhatikan konteks dan nada, akan membantu menguraikan makna yang tidak kentara ini.<\/p>\n\n<p>Sikap meremehkan dan kerendahan hati meresap dalam komunikasi orang Inggris, membuat keterusterangan tampak kasar atau agresif bagi penduduk setempat. Selain itu, membual tentang pencapaian atau kekayaan menciptakan kesan negatif dan ketidaknyamanan sosial. Selain itu, orang Inggris sering menggunakan humor yang mencela diri sendiri untuk mengalihkan pujian atau perhatian. Oleh karena itu, menerapkan kesederhanaan yang sama dalam percakapan Anda akan membantu membangun hubungan baik dengan penduduk setempat.<\/p>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Topik Percakapan yang Sopan<\/h3>\n\n<p>Diskusi tentang cuaca dapat menjadi pembuka percakapan yang aman dan dapat digunakan dalam hampir semua situasi sosial di Inggris. Selain itu, memuji atraksi lokal, makanan, atau pengalaman budaya menunjukkan apresiasi dan menghasilkan tanggapan positif. Selain itu, meminta rekomendasi tempat untuk dikunjungi menunjukkan ketertarikan yang tulus pada budaya Inggris. Secara khusus, penduduk setempat senang berbagi permata tersembunyi dan tempat favorit pribadi dengan pengunjung yang ingin tahu.<\/p>\n\n<p>Perbincangan tentang olahraga, terutama sepak bola, rugby, dan kriket, membuat banyak orang Inggris antusias. Namun, hindari memihak dalam persaingan tim kecuali Anda benar-benar memahami dinamika lokal. Selain itu, mendiskusikan pengalaman perjalanan dan perbedaan budaya dapat menciptakan peluang dialog yang menarik. Oleh karena itu, berbagi tentang kebiasaan negara asal Anda sering kali mengarah pada pertukaran timbal balik yang menarik.<\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Perubahan cuaca dan musim<\/li><li>Atraksi lokal dan permata tersembunyi<\/li><li>Makanan Inggris dan makanan khas daerah<\/li><li>Acara dan festival budaya<\/li><li>Pengalaman dan rekomendasi perjalanan<\/li><\/ul>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Apa yang Harus Dihindari dalam Basa-basi Bahasa Inggris<\/h3>\n\n<p>Pendapatan pribadi dan masalah keuangan masih menjadi topik yang tabu dalam sebagian besar percakapan sosial di Inggris. Memang, bertanya tentang gaji, harga rumah, atau kekayaan pribadi dapat menimbulkan rasa tidak nyaman dan canggung. Selain itu, membuat perbandingan langsung antara Inggris dan negara lain dapat terlihat kritis atau meremehkan. Selain itu, keluhan tentang sistem atau kebiasaan di Inggris jarang sekali mendapatkan tanggapan positif dari penduduk setempat.<\/p>\n\n<p>Diskusi politik membutuhkan kehati-hatian yang tinggi, terutama terkait isu Brexit, kemerdekaan Skotlandia, atau Irlandia Utara. Selain itu, mengasumsikan bahwa semua orang Inggris memiliki pandangan politik yang sama dapat menimbulkan situasi yang tidak nyaman. Namun demikian, diskusi akademis atau umum tentang sistem politik dapat berhasil jika didekati secara sensitif. Oleh karena itu, mengikuti isyarat lokal tentang tingkat kenyamanan politik terbukti penting.<\/p>\n\n<p><\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perilaku Masyarakat dan Harapan Sosial<\/h2>\n\n<p>Ruang publik di Inggris beroperasi sesuai dengan aturan tak tertulis yang menjaga ketertiban dan keharmonisan sosial secara efektif. Misalnya, berbicara dengan pelan di transportasi umum menunjukkan rasa hormat kepada penumpang lain. Namun, tidak perlu diam sama sekali, karena volume percakapan yang normal masih dapat diterima. Selain itu, menawarkan tempat duduk kepada penumpang lanjut usia, hamil, atau penyandang disabilitas juga menunjukkan kepedulian sosial yang baik.<\/p>\n\n<p>Menghargai ruang pribadi menjadi sangat penting di daerah perkotaan yang padat dan tempat wisata. Selain itu, meminta maaf ketika secara tidak sengaja menabrak seseorang, meskipun itu bukan kesalahan Anda, merupakan bagian dari konvensi sosial di Inggris. Selain itu, membukakan pintu untuk orang di belakang Anda, tanpa memandang jenis kelamin, menunjukkan kesopanan dasar. Oleh karena itu, gerakan-gerakan kecil ini secara signifikan meningkatkan interaksi Anda dengan penduduk setempat.<\/p>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Etika Antrian dan Tata Krama Transportasi Umum<\/h3>\n\n<p>Mengantri merupakan bagian integral dari budaya Inggris yang harus dihormati dan dipatuhi oleh para pengunjung. Selain itu, melompati antrean atau mencoba melangkah lebih dulu akan menimbulkan kemarahan dan ketidaksetujuan sosial. Selain itu, menjaga jarak yang tepat dalam antrean sambil bergerak maju secara efisien menunjukkan pemahaman budaya. Secara khusus, memberikan jarak sekitar satu lengan antara Anda dan orang di depan adalah hal yang tepat.<\/p>\n\n<p>Etika transportasi umum bervariasi di antara sistem yang berbeda, tetapi mengikuti prinsip-prinsip umum yang mempertimbangkan pertimbangan dan efisiensi. Misalnya, mengizinkan penumpang untuk keluar sebelum naik kereta atau bus akan mencegah kemacetan dan penundaan. Selain itu, melepas tas ransel di tempat yang penuh sesak akan memberikan lebih banyak ruang untuk penumpang lain. Oleh karena itu, praktik-praktik ini menunjukkan rasa hormat terhadap ruang publik bersama.<\/p>\n\n<p>Etika London Underground mencakup perilaku khusus yang diharapkan oleh penduduk setempat dari semua penumpang secara konsisten. Memang, berdiri di sisi kanan eskalator memungkinkan orang lain untuk berjalan melewatinya dengan efisien. Selain itu, bergerak ke tengah gerbong kereta dan tidak menghalangi pintu akan memperlancar arus lalu lintas. Oleh karena itu, mematuhi kebiasaan ini akan membantu Anda berbaur dengan lancar ke dalam sistem transportasi London.<\/p>\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Berdirilah di sisi kanan eskalator<\/li><li>Izinkan penumpang untuk keluar sebelum naik ke pesawat<\/li><li>Lepaskan tas ransel di area yang ramai<\/li><li>Tawarkan kursi prioritas kepada mereka yang membutuhkannya<\/li><li>Jaga percakapan pada volume yang wajar<\/li><\/ul>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Budaya Memberi Tip di Seluruh Inggris Raya<\/h3>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/487_ORG_Image_3.jpg\" alt=\"Keluarga menikmati pasar Natal di Inggris pada malam hari di bawah lampu-lampu liburan yang meriah\" class=\"wp-image-490\" srcset=\"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/487_ORG_Image_3.jpg 1024w, https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/487_ORG_Image_3-300x225.jpg 300w, https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/487_ORG_Image_3-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Kebiasaan memberi tip di Inggris sangat berbeda dengan praktik di Amerika Utara, sehingga membutuhkan penyesuaian budaya bagi banyak pengunjung. Selain itu, biaya layanan terkadang sudah termasuk dalam tagihan restoran, sehingga Anda tidak perlu memberikan tip tambahan. Namun, memeriksa tagihan Anda dengan cermat dapat mencegah pemberian tip ganda sekaligus memastikan kompensasi yang adil untuk layanan yang baik. Selain itu, tip tunai umumnya lebih disukai daripada menambahkan gratifikasi pada pembayaran dengan kartu.<\/p>\n\n<p>Tip restoran biasanya berkisar antara 10-15% untuk layanan yang memuaskan, tetapi hanya jika biaya layanan tidak termasuk. Selain itu, pelayanan yang luar biasa mungkin memerlukan tip yang lebih tinggi, sementara pelayanan yang buruk tidak memerlukan tip. Selain itu, makanan pub yang dipesan di bar biasanya tidak memerlukan tip. Namun demikian, layanan meja di gastropub mengikuti konvensi pemberian tip di restoran.<\/p>\n\n<p>Praktik pemberian tip taksi berbeda-beda di berbagai wilayah dan jenis layanan di Inggris. Misalnya, pengemudi taksi hitam di London sering kali menerima tarif yang dibulatkan, bukan tip berdasarkan persentase. Namun, Uber dan layanan berbasis aplikasi lainnya menyertakan opsi pemberian tip dalam sistem pembayaran mereka. Oleh karena itu, mengadaptasi pendekatan pemberian tip Anda dengan kebiasaan setempat menunjukkan kesadaran dan penghargaan budaya.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perbedaan Regional dalam Budaya Inggris<\/h2>\n\n<p>Budaya dan etiket di Inggris 2026 sangat bervariasi antara Inggris, Skotlandia, Wales, dan Irlandia Utara. Selain itu, setiap negara mempertahankan identitas budaya yang berbeda namun tetap memiliki karakteristik Inggris yang sama. Selain itu, memahami perbedaan ini dapat mencegah kesalahpahaman budaya dan menunjukkan rasa hormat terhadap tradisi lokal. Selain itu, mengakui kebanggaan nasional di Inggris menunjukkan kepekaan dan kesadaran budaya.<\/p>\n\n<p>Perbedaan bahasa tidak hanya meliputi aksen, tetapi juga kosakata, ekspresi, dan gaya komunikasi di seluruh wilayah. Sebagai contoh, bahasa Inggris Skotlandia memiliki kata-kata dan frasa yang tidak dikenal oleh pengunjung dari negara lain. Namun, sebagian besar penduduk setempat menghargai upaya untuk memahami dialek dan ekspresi regional. Namun demikian, bahasa Inggris standar bekerja secara efektif di seluruh Inggris untuk kebutuhan komunikasi dasar.<\/p>\n\n<p><\/p>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Inggris vs Skotlandia vs Wales vs Irlandia Utara<\/h3>\n\n<p>Budaya Inggris lebih menekankan pada gaya komunikasi yang sopan dan tidak langsung dibandingkan dengan negara Inggris lainnya. Selain itu, kesadaran kelas masih lebih terasa di Inggris, terutama di daerah tradisional. Selain itu, hierarki sosial Inggris memengaruhi segala hal, mulai dari persepsi aksen hingga latar belakang pendidikan. Oleh karena itu, memahami dinamika halus ini membantu menavigasi situasi sosial Inggris dengan lebih efektif.<\/p>\n\n<p>Budaya Skotlandia merayakan keramahan, keterusterangan, dan identitas nasional yang kuat yang sangat berbeda dengan konvensi Inggris. Selain itu, orang Skotlandia lebih menghargai pengakuan atas budaya mereka yang berbeda daripada disebut sebagai orang Inggris. Selain itu, keramahan orang Skotlandia sering kali melebihi keramahan orang Inggris, menciptakan interaksi awal yang lebih hangat dengan pengunjung. Oleh karena itu, merangkul kehangatan Skotlandia sambil menghormati kebanggaan budaya akan meningkatkan pengalaman perjalanan Anda.<\/p>\n\n<p>Budaya Wales menggabungkan tradisi Celtic dengan pengaruh Inggris modern, menciptakan adat istiadat sosial yang unik. Memang, bahasa Welsh muncul di seluruh Wales, menunjukkan ketahanan budaya dan kebanggaan nasional. Selain itu, orang Wales sering kali menunjukkan hubungan komunitas yang lebih kuat daripada rekan-rekan mereka yang berasal dari Inggris. Secara khusus, mengakui Wales sebagai bangsa yang terpisah daripada wilayah Inggris menunjukkan rasa hormat budaya.<\/p>\n\n<p>Budaya Irlandia Utara mencerminkan pengaruh sejarah yang kompleks yang membutuhkan navigasi budaya yang sensitif. Selain itu, menghindari diskusi tentang perpecahan agama atau politik dapat mencegah situasi yang tidak nyaman. Namun, keramahan dan humor Irlandia Utara menciptakan interaksi yang tak terlupakan jika didekati dengan penuh rasa hormat. Selain itu, memperlakukan Irlandia Utara sebagai sesuatu yang berbeda dari Irlandia dan Inggris menunjukkan kesadaran budaya.<\/p>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Norma Sosial Kota vs Norma Sosial Pedesaan<\/h3>\n\n<p>Budaya urban Inggris cenderung mengarah pada interaksi sosial yang lebih cepat dan lebih anonim dibandingkan dengan daerah pedesaan. Selain itu, penduduk kota sering kali terlihat kurang ramah, namun belum tentu tidak ramah atau tidak bersahabat. Selain itu, lingkungan multikultural London menciptakan dinamika sosial yang berbeda dengan kota-kota tradisional di Inggris. Namun demikian, kesopanan dan pertimbangan dasar dapat diterapkan secara efektif di semua lingkungan perkotaan.<\/p>\n\n<p>Masyarakat pedesaan Inggris mempertahankan tradisi yang lebih kuat dan hubungan sosial yang lebih erat daripada daerah perkotaan. Sebagai contoh, budaya pub memainkan peran yang lebih sentral dalam kehidupan sosial desa. Selain itu, penduduk pedesaan sering kali menunjukkan keingintahuan yang lebih besar tentang pengunjung dan latar belakang mereka. Oleh karena itu, berinteraksi dengan masyarakat pedesaan membutuhkan pendekatan sosial yang berbeda dari interaksi di perkotaan.<\/p>\n\n<p>Kota kecil di Inggris memadukan efisiensi perkotaan dengan keramahan pedesaan, menciptakan lingkungan sosial yang seimbang. Kota-kota pasar sering kali melestarikan adat istiadat tradisional sambil merangkul kenyamanan modern. Selain itu, komunitas-komunitas ini biasanya menyambut pengunjung dengan hangat sambil mempertahankan praktik-praktik budaya lokal. Oleh karena itu, kota-kota kecil memberikan kesempatan yang sangat baik untuk merasakan budaya Inggris yang otentik.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pertanyaan yang Sering Diajukan<\/h2>\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" src=\"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/422_ORG_Image_2.jpg\" alt=\"Keluarga menikmati pasar Natal di Inggris pada malam hari di bawah lampu-lampu merah, hijau, dan emas\" class=\"wp-image-424\" srcset=\"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/422_ORG_Image_2.jpg 1024w, https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/422_ORG_Image_2-300x225.jpg 300w, https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/01\/422_ORG_Image_2-768x576.jpg 768w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><strong>Apa yang harus saya lakukan jika saya melakukan kesalahan budaya saat berkunjung ke Inggris?<\/strong><\/p>\n\n<p>Minta maaflah dengan tulus dan singkat, lalu lanjutkan hidup tanpa memikirkan kesalahan tersebut. Selain itu, orang Inggris umumnya memahami bahwa pengunjung sedang mempelajari adat istiadat mereka. Selain itu, upaya tulus untuk mengikuti etiket lokal selalu dihargai, meskipun tidak sempurna.<\/p>\n\n<p><strong>Bagaimana saya tahu kapan waktu yang tepat untuk menggunakan nama depan dibandingkan dengan gelar formal?<\/strong><\/p>\n\n<p>Tunggu sampai orang Inggris mengundang Anda untuk menggunakan nama depan mereka, terutama dalam lingkungan profesional atau formal. Selain itu, generasi yang lebih tua sering kali lebih memilih alamat formal pada awalnya. Namun, situasi sosial biasanya mengizinkan penggunaan nama depan setelah perkenalan yang tepat.<\/p>\n\n<p><strong>Benarkah orang Inggris selalu berbicara tentang cuaca?<\/strong><\/p>\n\n<p>Pembicaraan tentang cuaca merupakan topik yang aman dan netral yang membantu mencairkan suasana dalam situasi sosial. Selain itu, cuaca Inggris yang berubah-ubah memberikan bahan diskusi yang tak ada habisnya. Namun demikian, pembicaraan tentang cuaca sering kali mengarah pada percakapan yang lebih substansial setelah hubungan awal terjalin.<\/p>\n\n<p><strong>Bagaimana cara agar saya tidak menyinggung perasaan seseorang yang berasal dari Skotlandia, Wales, atau Irlandia Utara secara tidak sengaja?<\/strong><\/p>\n\n<p>Akui identitas setiap negara yang berbeda daripada memanggil semua orang dengan bahasa Inggris. Selain itu, tunjukkan ketertarikan pada adat istiadat dan perbedaan budaya setempat. Selain itu, hindari membuat asumsi tentang politik atau isu-isu historis kecuali jika penduduk setempat yang memulai diskusi ini.<\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kuasai Budaya dan Etiket di Inggris 2026 untuk Petualangan Inggris Anda yang Sempurna<\/h2>\n\n<p>Memahami Budaya dan etiket di Inggris 2026 mengubah perjalanan Anda di Inggris dari sekadar pengamatan turis menjadi pencelupan budaya yang sesungguhnya. Selain itu, mengikuti kebiasaan sosial ini akan membantu keluarga Anda terhubung secara bermakna dengan penduduk setempat selama perjalanan Anda. Selain itu, menghormati norma-norma budaya Inggris menunjukkan penghargaan terhadap tradisi dan nilai-nilai negara tuan rumah.<\/p>\n\n<p>Perbedaan regional di Inggris membutuhkan pendekatan yang fleksibel terhadap interaksi sosial dan kesadaran budaya. Selain itu, menggabungkan pengetahuan etiket tradisional dengan pemahaman multikultural modern akan menciptakan strategi navigasi sosial yang sukses. Oleh karena itu, menyesuaikan perilaku Anda dengan adat istiadat setempat sembari mempertahankan interaksi yang otentik terbukti paling efektif.<\/p>\n\n<p>Integrasi budaya yang sukses akan meningkatkan setiap aspek pengalaman perjalanan Anda di Inggris secara signifikan. Tentu saja, etiket yang tepat akan membuka pintu bagi rekomendasi lokal, pertemanan yang tulus, dan pengalaman yang tak terlupakan. Oleh karena itu, meluangkan waktu untuk memahami budaya Inggris akan membuahkan hasil sepanjang perjalanan Anda dan seterusnya.<\/p>\n\n<p>Siap merasakan pengalaman budaya Inggris yang otentik dengan percaya diri? <a href=\"https:\/\/www.visitbritain.com\/gb\/en\/plan-your-visit\/practical-information\/british-culture-and-etiquette\" target=\"_blank\">Unduh panduan komprehensif kami<\/a> untuk wawasan budaya terperinci yang memastikan petualangan keluarga Anda di Inggris melebihi semua ekspektasi sekaligus menghormati adat istiadat dan tradisi setempat.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Budaya dan etiket di Inggris 2026: Panduan penting bagi keluarga dan pasangan yang berkunjung ke Inggris. Pelajari adat istiadat, tata krama, dan norma sosial.<\/p>","protected":false},"author":1,"featured_media":1185,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_yoast_wpseo_focuskw":"british culture etiquette","_yoast_wpseo_title":"British Culture & Etiquette 2026 | ETA UK","_yoast_wpseo_metadesc":"Guide to British culture and etiquette for 2026 visitors. Social customs, dining manners, tipping, queuing, and how to fit in during your trip.","footnotes":""},"categories":[8],"tags":[19,20,62,71,75,66,67],"class_list":["post-43","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-tips","tag-british-culture","tag-british-slang","tag-pub-etiquette","tag-small-talk-expressions","tag-tea-time-etiquette","tag-uk-travel-planning","tag-uk-travel-safety"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.4 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>British Culture &amp; Etiquette 2026 | ETA UK<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Guide to British culture and etiquette for 2026 visitors. Social customs, dining manners, tipping, queuing, and how to fit in during your trip.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/etavisauk.org\/id\/culture-etiquette-uk-2026\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"British Culture &amp; Etiquette 2026 | ETA UK\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Guide to British culture and etiquette for 2026 visitors. Social customs, dining manners, tipping, queuing, and how to fit in during your trip.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/etavisauk.org\/id\/culture-etiquette-uk-2026\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"ETA UK\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-11-04T01:46:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-04-14T13:44:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/43_1.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1024\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"James Crawford\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"James Crawford\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"11 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"James Crawford\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/270ad6539a31e6e56947d06538bfdef0\"},\"headline\":\"Complete step-by-step guide: culture and etiquette in the UK 2026\",\"datePublished\":\"2025-11-04T01:46:51+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-14T13:44:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/\"},\"wordCount\":2291,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/br_4.jpg\",\"keywords\":[\"british culture\",\"british slang\",\"pub etiquette\",\"small talk expressions\",\"tea-time etiquette\",\"uk travel planning\",\"uk travel safety\"],\"articleSection\":[\"tips\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/\",\"name\":\"British Culture & Etiquette 2026 | ETA UK\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/br_4.jpg\",\"datePublished\":\"2025-11-04T01:46:51+00:00\",\"dateModified\":\"2026-04-14T13:44:43+00:00\",\"description\":\"Guide to British culture and etiquette for 2026 visitors. Social customs, dining manners, tipping, queuing, and how to fit in during your trip.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/br_4.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/br_4.jpg\",\"width\":1200,\"height\":800,\"caption\":\"Brazilian carnival celebration and culture\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/culture-etiquette-uk-2026\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/en\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Complete step-by-step guide: culture and etiquette in the UK 2026\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/\",\"name\":\"ETA UK\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/#organization\",\"name\":\"ETA UK\",\"alternateName\":\"ETA Visa UK\",\"url\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/eta-uk-logo-696.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/03\\\/eta-uk-logo-696.png\",\"width\":696,\"height\":696,\"caption\":\"ETA UK\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/270ad6539a31e6e56947d06538bfdef0\",\"name\":\"James Crawford\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/08f51d033825f5e9f2bfc41aeb266ed2.jpg?ver=1776924725\",\"url\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/08f51d033825f5e9f2bfc41aeb266ed2.jpg?ver=1776924725\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/wp-content\\\/litespeed\\\/avatar\\\/08f51d033825f5e9f2bfc41aeb266ed2.jpg?ver=1776924725\",\"caption\":\"James Crawford\"},\"description\":\"James Crawford is the lead content editor at ETA UK, specialising in UK immigration policy and travel authorisation systems. With extensive experience covering the UK Electronic Travel Authorisation (ETA) scheme, James provides accurate, up-to-date guides to help international travellers navigate UK entry requirements.\",\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/etavisauk.org\\\/id\\\/author\\\/lukass\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Budaya &amp; Etiket Inggris 2026 | ETA UK","description":"Panduan budaya dan etiket Inggris untuk pengunjung tahun 2026. Kebiasaan sosial, tata krama bersantap, pemberian tip, antrean, dan cara menyesuaikan diri selama perjalanan Anda.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/culture-etiquette-uk-2026\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"British Culture & Etiquette 2026 | ETA UK","og_description":"Guide to British culture and etiquette for 2026 visitors. Social customs, dining manners, tipping, queuing, and how to fit in during your trip.","og_url":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/culture-etiquette-uk-2026\/","og_site_name":"ETA UK","article_published_time":"2025-11-04T01:46:51+00:00","article_modified_time":"2026-04-14T13:44:43+00:00","og_image":[{"width":1024,"height":1024,"url":"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2025\/11\/43_1.png","type":"image\/png"}],"author":"James Crawford","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"James Crawford","Estimasi waktu membaca":"11 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/"},"author":{"name":"James Crawford","@id":"https:\/\/etavisauk.org\/#\/schema\/person\/270ad6539a31e6e56947d06538bfdef0"},"headline":"Complete step-by-step guide: culture and etiquette in the UK 2026","datePublished":"2025-11-04T01:46:51+00:00","dateModified":"2026-04-14T13:44:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/"},"wordCount":2291,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/etavisauk.org\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/br_4.jpg","keywords":["british culture","british slang","pub etiquette","small talk expressions","tea-time etiquette","uk travel planning","uk travel safety"],"articleSection":["tips"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/","url":"https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/","name":"Budaya &amp; Etiket Inggris 2026 | ETA UK","isPartOf":{"@id":"https:\/\/etavisauk.org\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/br_4.jpg","datePublished":"2025-11-04T01:46:51+00:00","dateModified":"2026-04-14T13:44:43+00:00","description":"Panduan budaya dan etiket Inggris untuk pengunjung tahun 2026. Kebiasaan sosial, tata krama bersantap, pemberian tip, antrean, dan cara menyesuaikan diri selama perjalanan Anda.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/#primaryimage","url":"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/br_4.jpg","contentUrl":"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/br_4.jpg","width":1200,"height":800,"caption":"Brazilian carnival celebration and culture"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/etavisauk.org\/culture-etiquette-uk-2026\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/etavisauk.org\/en\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Complete step-by-step guide: culture and etiquette in the UK 2026"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/etavisauk.org\/#website","url":"https:\/\/etavisauk.org\/","name":"ETA UK","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/etavisauk.org\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/etavisauk.org\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/etavisauk.org\/#organization","name":"ETA UK","alternateName":"ETA Visa UK","url":"https:\/\/etavisauk.org\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/etavisauk.org\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/eta-uk-logo-696.png","contentUrl":"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/uploads\/2026\/03\/eta-uk-logo-696.png","width":696,"height":696,"caption":"ETA UK"},"image":{"@id":"https:\/\/etavisauk.org\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/etavisauk.org\/#\/schema\/person\/270ad6539a31e6e56947d06538bfdef0","name":"James Crawford","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/litespeed\/avatar\/08f51d033825f5e9f2bfc41aeb266ed2.jpg?ver=1776924725","url":"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/litespeed\/avatar\/08f51d033825f5e9f2bfc41aeb266ed2.jpg?ver=1776924725","contentUrl":"https:\/\/etavisauk.org\/wp-content\/litespeed\/avatar\/08f51d033825f5e9f2bfc41aeb266ed2.jpg?ver=1776924725","caption":"James Crawford"},"description":"James Crawford adalah editor konten utama di ETA UK, yang mengkhususkan diri pada kebijakan imigrasi Inggris dan sistem otorisasi perjalanan. Dengan pengalaman luas yang mencakup skema Otorisasi Perjalanan Elektronik (ETA) Inggris, James memberikan panduan yang akurat dan terkini untuk membantu pelancong internasional menavigasi persyaratan masuk ke Inggris.","sameAs":["https:\/\/etavisauk.org"],"url":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/author\/lukass\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=43"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1765,"href":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/43\/revisions\/1765"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1185"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=43"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=43"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/etavisauk.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=43"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}